Senin, 28 Mei 2018

7 Keutamaan Bersedekah di Bulan Ramadan

Bulan Ramadhan merupakan saat yang paling tepat untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya dan juga memohon ampunan kepada Allah SWT. Dan salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Berikut keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan yang perlu Anda ketahui.

  1. Pahala yang berlipat ganda
Bersedekah merupakan amalan yang bisa dilakukan kapan saja. Namun, berbeda dengan bulan-bulan lainnya, semua amal baik yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya, termasuk juga bersedekah. Tidak hanya mendapat pahala yang berlipat ganda, bersedekah juga sekaligus sebagai penyempurna ibadah yang kita lakukan.

  1. Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir
Nabi Muhammad SAW pernah menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di hari akhir. Salah satu dari 7 jenis manusia tersebut adalah orang yang bersedekah. Hal ini seperti dijelaskan dalam Hadis Riwayat Bukhari, yaitu “Seseorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalanya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan tangan kanannya.”

  1. Sedekah memberi keberkahan pada harta
Para ulama menjelaskan bahwa harta seseorang tidak akan berkurang karena bersedekah. Yang dimaksud harta tidak berkurang disini mencakup dua hal, yaitu pertama hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Kedua, secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut akan ‘impas’ dengan pahala yang didapat dengan berlipat ganda.

  1. Adanya pintu surga bagi orang yang bersedekah
Dalam Hadis Riwayat Bukhari dijelaskan seseorang yang menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka akan terdapat pinti surga baginya. Golongan orang-orang tersebut adalah orang-orang yang mendirikan shalat dan orang-orang yang gemar bersedekah.

  1. Bersedekah mensucikan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan
Di bulan Ramadhan, Allah juga melimpahkan kebaikan dengan memberikan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka kepada orang-orang yang bersedekah dan menyayangi sesamanya.

  1. Memperkuat keimanan orang yang bersedekah
Rasulullah mengatakan bahwa bersedekah adalah salah satu bukti dari keimanan seseorang. Dinamakan shadaqah atau Shidqu Imanihi yang artinya kebenaran dari iman seseorang.

  1. Mampu bersyukur dengan hati yang berbahagia
Bagi orang yang bersedekah ada rasa senang, bangga, dan dada yang lapang setelah memberikan sedekahnya kepada orang lain yang membutuhkan. Tentu hal ini juga menjadi salah satu cara kita bersyukur dengan perasaan yang lebih bahagia karena telah membantu orang lain.

https://www.1001inspirasiramadhan.com/article/ibadah/7-keutamaan-bersedekah-di-bulan-ramadhan

Rabu, 07 Februari 2018

Membedakan Berbagai Jenis Kecerdasan Siswa Berdasarkan Ciri-Cirinya

1. Membedakan berbagai jenis kecerdasan siswa berdasarkan ciri - cirinya.
Jenis kecerdasan siswa berdasarkan ciri - cirinya
1. Intellegence of Word (Kecerdasan Mengolah Kata) 
Ciri : mengacu pada penggunaan bahasa lisan maupun tulisan dan kemampuan berbahasa dengan baik dan efektif.

2. Intellegence of Logic (Kecerdasan Logika) 
Ciri : Seseorang yang memiliki kecerdasan ini mengacu pada penalaran, logika, dan mengolah angka yang baik.

3. Intellegence of Visual (Kecerdasan Visual) 
Ciri : memiliki tingkat seni yang tinggi. dan mengacu pada visualisasi, gambar, ruang, perasaan seseorang.

4. Intellegence of Music (Kecerdasan Musikal) 
Ciri : Memiliki kemampuan ini sangat baik dalam mengingat, menyanyikan, dan menciptakan suatu irama musik. Orang dengan kecerdasan ini juga sangat peka dalam hal musik.

5. Intellegence of Physical (Kecerdasan Fisik) 
Ciri : Orang yang memiliki kecerdasan ini mampu mengendalikan gerak tubuh dengan baik.

6. Intellegnce of People (Kecerdasan Intrapersonal) 
Ciri : sangat pintar dalam mengerti dan memahami perasaan orang lain. Biasanya cocok untuk menjadi Psikolog.

7. Intellegnce of Self (Kecerdasan Interpersonal) 
Ciri : Orang yang memiliki kemampuan ini peka dan pintar untuk mengenali emosi diri sendiri. Kecerdasan ini juga punya sebuah kemampuan khusus yaitu kemampuan Stasioner. Kemampuan Stasioner adalah kemampuan untuk menjadi netral dan sulit untuk di pengaruhi oleh keinginan, keyakinan, emosi.

8. Intellegence of Nature (Kecerdasan Natural) 
Ciri : Memiliki kemampuan ini sangat peka terhadap Alam, apa yang terjadi dengan alam, menyenangi dan menyayangi alam. .

9. Intellegence of Existence 
(Kecerdasan Intuitif) Kecerdasan Intuitif adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang dengan tingkat insting yang baik. Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini peka terhadap makna kenapa kita hidup

http://ebesblog.blogspot.co.id/2015/11/113-membedakan-berbagai-jenis.html

Selasa, 17 Oktober 2017

Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan oleh Guru di Indonesia

Teknologi merupakan hal yang tidak lepas dari kehidupan setiap manusia saat ini. Termasuk juga kehidupan seorang guru sebagai pendidik. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang guru untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Teknologi memang telah terbukti dapat memfasilitasi guru saat mengajar dan membuat belajar jadi lebih menarik untuk para siswa. Kalau di Indonesia sendiri, bagaimana ya? Apakah para guru sudah memanfaatkan teknologi atau masih mengajar secara konvensional? Simak selengkapnya melalui infografis di artikel ini.
teknologi dalam pendidikanPenggunaan teknologi dalam pendidikan di Indonesia. (Desain oleh Ruangguru.com)
Faktanya, di Indonesia penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan belum cukup signifikan. Hal ini dapat diakibatkan oleh beberapa hal, salah satunya infrastruktur yang kurang mendukung. Misalnya, kecepatan koneksi internet yang berbeda-beda di tiap daerah. Namun, sudah ada beberapa guru yang antusias dalam menggunakan teknologi saat mengajar para siswanya. 
Pada praktiknya, penggunaan teknologi saat mengajar tidak selalu menguntungkan. Selain memiliki berbagai keunggulan, ada pula kelemahannya. Kedua hal tersebut dapat dilihat pada ilustrasi di bawah ini. Namun, setiap kelemahan dari pemanfaatan teknologi dalam proses mengajar tentunya bisa diantisipasi. Contohnya, untuk menghindari pembajakan karya, bapak/ibu guru bisa membuat watermark pada materi belajar yang diunggah ke dunia maya. Contoh lainnya adalah dengan melakukan pengawasan terhadap siswa saat sedang belajar menggunakan teknologi. Dengan demikian, siswa tidak akan menggunakan gadget­-nya untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan pelajaran.
teknologi dalam pendidikanKeunggulan dan kelemahan penggunaan teknologi saat mengajar. (Desain oleh Ruangguru.com)
Coba ikuti jejak guru-guru lain yang sudah terlebih dahulu menggunakan teknologi secara kreatif dalam proses mengajar mereka. Contoh-contoh yang ditampilkan dalam artikel ini merupakan praktik penggunaan teknologi yang diikutsertakan dalam Kompetisi Guru Tingkat Nasional dengan tema “Peran Teknologi Dalam Inovasi Pendidikan”.
teknologi dalam pendidikanContoh penggunaan teknologi dalam pendidikan di Indonesia. (Desain oleh Ruangguru.com)
Selain contoh-contoh di atas, ada banyak juga pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan yang sifatnya memfasilitasi siswa. Misalnya, kini siswa dapat mengerjakan tes dan latihan soal secara online. Dengan begitu, siswa tidak perlu lagi membawa buku latihan soal yang tebal. Jika siswa merasa kebingungan saat belajar atau mengerjakan tugas, ia juga bisa bertanya kepada guru yang kompeten melalui aplikasi belajar online. Berkat teknologi, belajar dan mengajar dapat dilakukan kapan dan di mana saja.
Bagaimana, bapak/ibu, apakah terinspirasi dari contoh-contoh di atas? Sebelum memulai penggunaan teknologi saat mengajar, berikut ini ada beberapa tips yang dapat membantu.
1. Buat perencanaan yang matang sebelum menggunakan teknologi saat mengajar. Persiapkan pula peralatan yang dibutuhkan. Pastikan infrastruktur yang ada dapat mendukung kegiatan tersebut.
2. Sebisa mungkin, gunakan terlebih dahulu fasilitas yang sudah dimiliki. Jangan terburu-buru dalam membeli alat-alat teknologi terkini sebelum benar-benar membutuhkannya.
3. Jangan menyerah apabila suatu metode pengajaran dengan teknologi tidak berjalan lancar. Coba terus hingga menemukan metode yang paling baik. Misalnya, pelajaran Biologi lebih efektif diajarkan melalui video daripada presentasi. Hal tersebut akan diketahui melalui uji coba terus menerus.
4. Fokuslah dalam mencari teknologi yang tepat untuk membantu siswa dalam belajar. Jadikan peningkatan pemahaman siswa sebagai parameter keberhasilan.
Teknologi akan terus berkembang. Jika seseorang tidak mau memanfaatkan teknologi yang ada, maka ia akan tertinggal. Yuk, semangat untuk berkontribusi secara positif dalam dunia pendidikan Indonesia. Ayo #BanggaJadiGuru agar pendidikan di Indonesia bisa lebih maju. Apakah bapak/ibu guru ada yang sudah pernah mencoba menggunakan teknologi saat mengajar? (AZN/TN)

https://blog.ruangguru.com/infografis-penggunaan-teknologi-dalam-pendidikan-oleh-guru-di-indonesia